The Secret of The Immortal Nicholas Flamel #1 The Alchemyst - Michael Scott

 


Title: The Secret of The Immortal Nicholas Flamel #1 The Alchemyst
Author : Michael Scott 
First Published : 2007
Publisher : Delacorte Press
Page : 390












To remain unknown in this modern world, that, indeed, is real power

Finally, I finished the first installment in The Secret of the Immortal Nicholas Flamel series. I am always intrigued by this book, but I have to admit that this is a difficult book to start. I found it hard to be immersed in the story and somehow I always stopped reading before the tenth chapter. But after the third or fourth time rereading from the beginning and forcing myself to keep reading, I managed to finish it and my, I was completely captivated. This book is charming and simply genius.

The story begins with the twin, Sophie and Josh Newman. Josh works in a book store for Nick and Perry Flemming, a quirky yet nice middle aged couple. Sophie works in a coffee shop just across the street and one day, she finds strange creatures raiding the book store where her brother works. She comes to rescue her brother and from that moment on, Sophie’s and Josh’s life take a very crazy turn.
They find out that Josh’s bosses are non other than the legendary Alchemist, Nicholas Flamel and his wife, Perenelle. They find it hard to apprehend that those people are ancient and have been guarding a book that contains the secret of the world and the key to immortality. And those surprises are diminutive compared to what lies ahead for them. They were coming to the wrong place at the wrong time. Now, they are trapped in a battle that has been lasting for centuries and there is no way out.

Then you are still human, Nicholas Flamel. The day you stop caring is the day you become like Dee and his kind

What I love the most from this book is the fact that I “know” all the characters in this book. Except for Sophie and Josh, all the characters come from history or mythology. From the legendary Dr. John Dee, Scatatch the Scottish Warrior, the Morrigan, until the mysterious Hekate and of course the Alchemist himself. Since I am a big fan of legend, mythology and all that jazz, seeing these characters blend together is like getting a birthday treat.

I think I am in love with all the ladies in this book, especially Perenelle and Scatatch. I love to read how powerful Perenelle is. Even though she is miles away and physically trapped, she still manages to help his husband surreptitiously. And Scatatch, god, the way the writer describe Scatatch is just asphyxiating in a good way. She’s strong, knowledgeable and she’s killin it! She is simply my favorite character in this book, possibly in the series. Sophie seems cool too. But she is unconscious in half of the book, so I’d love to see more of her.

But the ones that keep the story moving is the relation between Josh and Flamel. Josh finds Flamel eagerness in edifying the twins with magic very weird. Flamel is very mysterious indeed and I love to see how Josh is the only one who thinks Flamel’s purpose ostensible. A little intrigue in the protagonist group is always interesting and Josh serves that purpose really well. 

I love it. I just love it. And even though I didn’t enjoy it at first, the story became really addictive in the middle. By the time this review is written, I have reached the 25th chapter of the second installment. This series engulfs me with so much feeling I can’t stop reading. Definitely a must have for all fantasy enthusiasts. 

There is no shame in fear


So I Married The Anti-fan Giveaway Winner Announcement

Halo teman-teman, ini dia pengumuman pemenang untuk giveaway yang ada di blogku. Pemenang yang beruntung jatuh pada :


*drumroll....


Feeny
@feenyzhang


dan


Rizki Handayani
@yannie_minnie



Pemenang harap memberikan konfirmasi berupa Nama, Alamat Lengkap dan Nomor Telepon yang Bisa Dihubungi ke email maidaivana@gmail.com paling lambat tanggal 6 Desember 2015 pukul 10 pagi. Kalau sampai batas waktu yang ditentukan pemenang tidak melakukan konfirmasi, hadiah akan hangus.


Untuk yang belum beruntung jangan kecewa, ya. Sampai bertemu di blogtour yang lainnya! :)

[Giveaway + Blog Tour] So I Married The Anti-fan

 



Sekarang, waktunya Giveaway So I Married The Antifan! Yeay! Buat kalian yang udah baca review-ku dan penasaran pingin cepet-cepet baca buku ini, yuk merapat ke sini karena ada 2 buku So I Married The Antifan untuk kamu yang beruntung. Syaratnya gampang banget, kok. Baca baik-baik, ya.


1.       Peserta harus memiliki alamat surat menyurat di Indonesia dan memiliki akun Twitter.

2.       Follow akun Twitter @ivanaphoa dan @PenerbitHaru

3.       Share info Blogtour dan Giveaway ini di akun Twitter kamu 

4.       Tulis komentar kamu tentang buku So I Married The Antifan di postingan review-ku.

5.       Jawab pertanyaan berikut ini di kolom komentar postingan ini : Apa yang akan kamu lakukan seandainya kamu adalah artis seperti Hu Joon dan kamu punya anti-fan yang selalu menjelek-jelekkan kamu seperti Geun Yeong?

6.       Jawabanmu harus mengikuti format seperti ini:
-          Nama :
-          Kota Domisili :
-          Akun Twitter :
-          Link Share :
-          Jawaban :

7.       Jawabanmu aku tunggu sampai tanggal 1 Desember 2015 pukul 23. 59.

8.       Pemenang akan diumumkan pada tanggal 4 Desember 2015 di akun Twitter @ivanaphoa dan juga blog ini. Jika dalam waktu 48 jam pemenang tidak melakukan konfirmasi, hadiah akan dialihkan ke pemenang lain.

Nah, kalau masih mau berburu hadiah dari Penerbit Haru, jangan lupa ikut Kuis Finale-nya, ya. Caranya, kamu kumpulin huruf-huruf yang tersebar di blog para host da jangan lupa ikutin Blogtour ini dari awal sampai akhir. Ini dia huruf dariku. 




Kalau ada yang tidak jelas, silakan tanyakan ke akun Twitterku @ivanaphoa ya. Semoga beruntung!

[Blog Tour + Book Review] So I Married The Anti-fan - Kim Eun Jeong

Judul : So I Married The Anti-fan
Penulis : Kim Eun Jeong
Tahun Terbit (Cover Baru) : 2015
Penerbit : Haru 
Jumlah Halaman : 525 halaman

Aku tinggal dengan idola paling terkenal se-Korea. Tapi … aku adalah antifan-nya.

H, salah satu bintang pemicu hallyu wave akan tinggal dengan antifan-nya dalam sebuah variety show.

Mr. H: Tentu saja aku bisa menangi antifan-ku. Aku ini pria yang penuh dengan kejutan

Ms. L: Sebagai antifan-nya, aku akan membuka semua rahasia busuknya. Lihat saja nanti

Begitu berita itu keluar, para fans Mr. H segera membentuk pertahanan untuk melindungi idolanya.

Dan jika Ms. L melukai Mr. H barang sedikit pun makan mereka tidak segan-segan untuk bertindak.

***


Tapi kalau anti-fan itu adalah orang yang mengetahui sifat asli seseorang, mengkritiknya dan berusaha melepaskan topeng yang selama ini menutupi sifat aslinya itu, maka bisa dikatakan juga bahwa saya ini adalah anti-fannya


Mulanya, Geun Yeong hanyalah seorang wartawan biasa di sebuah majalah. Hidupnya tenang dan santai-santai saja. Namun, saat Geun Yeong diberi tugas untuk meliput pembukaan klub milik seorang artis, tragedi mulai mendekati Geun Yeong. Geun Yeong yang mabuk, muntah dan mengotori sepatu Hu Joon, membuat artis terkenal pujaan masyarakat Korea itu murka. Bukan hanya itu, Geun Yeong pun menyaksikan Hu Joon melakukan sebuah hal mengerikan yang kalau sampai tersebar, bisa membuat reputasi Hu Joon jelek. Geun Yeong sangat terkejut karena Hu Joon yang dia lihat di televisi dan Hu Joon yang dia temui ternyata memiliki sifat yang bertolak belakang.

Geun Yeon tidak menyangka pertemuan singkatnya dengan Hu Joon di klub menjadi awal kejatuhannya. Geun Yeong dipecat dari kantornya dan Geun Yeong yakin itu gara-gara tragedi semalam dengan Hu Joon. Geun Yeong yang miskin dan banyak utang jadi bingung setelah kehilangan pekerjaannya. Dia marah pada Hu Joon yang telah membuatnya menjadi pengangguran. Geun Yeong pun memutuskan untuk membalas dendam pada Hu Joon. Apa yang Geun Yeong lihat dilakukan oleh Hu Joon di malam pembukaan klub waktu itu akan menjadi senjata mengerikan untuk membalas Hu Joon. Dan dengan menyebarkan aib Hu Joon itu pada semua orang, perjalanan Geun Yeong menjadi seorang antifan pun dimulai.


Jadilah dewa bila ingin terlihat di mata orang lain


Sayangnya perjuangan Geun Yeong menjadi seorang antifan tidaklah mudah. Fans Hu Joon yang jumlahnya sangat banyak membela idola mereka mati-matian. Geun Yeong malah menjadi semakin terpuruk. Dia menjadi lelucon dan musuh nasional. Berita yang muncul di media pun bukannya menjatuhkan Hu Joon malah menyerang Geun Yeong balik.

Keributan yang ditimbulkan Geun Yeong sebagai seorang antifan ternyata menarik seorang Produser bertangan Midas untuk mengangkat kisah Geun Yeong dan Hu Joon menjadi sebuah variety show berjudul So I Married The Anti-Fan. Di variety show tersebut, Geun Yeong diharuskan menjadi manajer Hu Joon, mengikuti kegiatan Hu Joon bahkan tinggal serumah dengan artis yang Geun Yeong benci itu.

bola yang semakin kencang jatuh di tanah adalah yang paling tinggi memantulnya.


Geun Yeong enggan berdekatan dengan pria yang telah membuatnya kehilangan pekerjaan. Apalagi, Geun Yeong banyak mendapat ancaman dari fans Hu Joon yang mengkhawatirkan keselamatan idolanya bila harus tinggal serumah dengan seorang antifan. Tapi Geun Yeong yang saat itu tidak punya uang dan tempat tinggal, tidak punya pilihan selain mengikuti acara itu demi bertahan hidup.

Lalu, apakah Geun Yeong akan tetap menjadi antifan Hu Joon setelah program ini berakhir? Ayo baca kelanjutan kisah Geun Yeon di buku So I Married The Antifan ini.

***
Aku akan kasih beberapa alasan kenapa kamu harus baca buku So Imarried The Antifan ini. Pertama, tema yang diangkat cukup unik. Kalau biasanya cerita-cerita lain membahas tentang obsesi seorang penggemar terhadap idolanya, di buku ini kita akan ketemu dengan Geun Yeong yang benci setengah mati sama idola nomor satu di Korea. Di buku ini diceritakan secara detail banget mengenai suka duka menjadi seorang antifan. Mulai dari ketimpuk rezeki bisa ikutan variety show sampai dicabik-cabik oleh para penggemar fanatik.

Kedua, karakter-karakter di buku ini lovable banget. Ada Geun Yeong yang bikin kita prihatin atas nasib buruknya yang datang bertubi-tubi. Lalu ada juga Hu Joon, seorang artis yang harus selalu kelihatan ramah dan prima di depan setiap penggemar, tapi diam-diam punya beban pribadi yang harus dia rahasiakan. Di buku ini, kalian bisa merasakan perasaan terdalam dari seorang artis yang harus menyembunyikan kesedihannya demi para penggemarnya.


Aku ingin menjadi manusia yang bisa akrab dengan orang lain, daripada menjadi selebriti yang dipuja seperti patung dari kejauhan. Betul-betul manusia maksudku

Ketiga, Untuk kamu yang jarang atau belum pernah membaca K-fiction, dan ingin mulai membaca buku-buku sejenis, kamu bisa banget mulai dari So I Married The Antifan ini. Soalnya, buku ini terjemahannya nggak kaku dan enak dibaca. Kalau kamu pernah membaca novel terjemahan Asia yang terasa kaku, jangan khawatir, kamu nggak akan merasa begini saat membaca novel ini. Kehidupan dan hubungan antara artis dan antifan-nya juga sangat menarik untuk diikuti, jadi dijamin nggak akan bikin kamu bosan dan mungkin akan bikin kamu jatuh cinta lebih dalam sama Korea.

Nah, terakhir untuk kamu yang udah suka banget sama Korea, terutama K-Pop dan K-Fiction, kamu juga wajib banget baca buku ini. Kenapa? Soalnya novel ini akan segera diangkat jadi film dan pemerannya adalah Our one and only Chanyeol of Exo. Yippie! Supaya nanti bisa lebih menikmati kegantengan our dear Chanyeol di filmnya dan kenal sama karakter yang dia perankan, yuk baca dulu bukunya! 

Udah yakin banget mau baca, kan? Kalau gitu, buat yang mau buku gratis So I Married The Antifan dari Penerbit Haru, boleh ikut giveawaynya di sini :)

Until There Was You - Kristan Higgins



 

Title : Until There Was You
Author : Kristan Higgins
First Published : 2011
Publisher : HQN Books
Pages : 416 pages













The Serenity Prayer could be applied to dating : God grant me the courage to date the men who aren't idiots, the serenity to accept the fact that many men are idiots, and the wisdom to know the difference


I always love the familiar things I got from Kristan Higgins’ books. The family restaurants, the innocent ladies, the bad boys. Well, especially the bad boys. I’m really happy because I got all of them in this book. Cordelia ‘Posey’ Osternhagen is our heroine in this story. Even though she was adopted by a family of German chefs, she’s not much of a cook herself. She’s always under the shadow of her super perfect cousin, Gretchen.

In her teenage years, Posey fell in love with Liam Murphy, a bad biker boy, just freshly came out from Juvie. But Liam was a womanizer, and no matter what, he’d never pay attention to a wallflower that was Posey. However, when Liam worked part time in her family restaurant, Posey found Liam feeding a stray cat in the back of her tamily restaurant. From that moment on, Posey realized that despite of his tough exterior, somewhere inside his heart, there’s an undeniable kindness. And eventually, Posey fell deeper in love with him.


Who wouldn't fall in love with a man who took the time to feed a homeless kitty?

But unfortunately Liam’s heart was set on Emma Tate, the perfect, nice and popular girl in their school. Posey’s heart broke, but she still secretly had a hope that Liam would notice him someday. Until a few hours before Prom, Posey heard Liam called him an unappealing bag of bones. Posey’s heart now shattered in pieces. After graduated, she went from her hometown and left all her memories about Liam behind.

Twenty years later, Posey has settled once again in her hometown, has a good job and even a fling with Dante Bellini, an Italian chef who’s also her family restaurant’s biggest rival. When Posey thinks her life is good and comfortable, Posey needs to think again, because Liam Murphy has come back in town, as a widower with kids, and for sure hotter than ever. When Posey lays her eyes into Liam, she knows that even after twenty years and an insult that crushed Posey’s confidence, Posey never really get over Liam.


Don't fall in love with me, Cordelia. No one's ever been glad they did that.

I really enjoyed this book, there’s no single second I spent without feeling something while reading every sentences. I loved all the characters and also the interactions among them, especially the relationship between Liam and his daughter Nicole. While Liam is not my favorite character as a person (well, he’s hot but a jerk is a jerk), his interactions with her daughter makes him more humane. It gives him depth that I look for in a male lead of a book. And what’s sexier than a guy who gives everything for his daughter well being?

This nice boy is not nice. Trust me, I've been a boy. You have no idea how not nice we are.

But what I love the most from this book and also from other Higgins’ books are the witty conversations. The convos feel so real like it comes straight away from human daily interaction and not a part of a fictional romance.

Overall, this is my favorite Higgins’ book so far to the point that I don’t know how to review this book properly because I just love it so much.

And since there’s a dog in this story, this book deserves more and more stars even though I’ve given all the stars I can give already. Can’t wait to read her other books :)