Eleanor and Park - Rainbow Rowell



Title : Eleanor and Park
Author : Rainbow Rowell
Pages :328
First Published : 2012
Publisher : St Martin's Press













I wish you were here. Or that I was there. I wish that there was some chance of talking like this after tonight, or seeing each other. Like really seeing each other. Of being alone, together.


Eleanor and Park adalah novel Rainbow Rowell pertama yang aku baca. Dan sekarang, aku resmi jadi penggemar Miss Rowell ini. Untukku, buku ini benar-benar istimewa.
Eleanor and Park –seperti judulnya, bercerita tentang kisah cinta Eleanor dan Park, high school students di tahun 1986. Park adalah seorang cowok half Korean half American, the Asian Kid in the neighborhood. Karena dia merasa berbeda dengan teman-temannya, Park selalu diam dan berusaha membuat dirinya luput dari pusat perhatian. Dan selama ini Park berhasil, sampai suatu hari di bis sekolah, dia bertemu Eleanor.


 Eleanor adalah cewek gemuk berpenampilan nyentrik. Dia anak baru yang berambut merah menyala dan suka memakai pakaian laki-laki yang sangat kebesaran di tubuhnya. Dia memiliki masalah di keluarganya yang membuat kepribadiannya menjadi sangat-sangat tertutup.
Sejak hari pertama Eleanor muncul di bis sekolah, anak-anak lain mulai mengganggunya. Tidak ada yang mau duduk di samping Eleanor. Penampilannya membuat Eleanor menjadi pusat perhatian, perhatian yang selama ini selalu Park hindari. Namun karena merasa iba pada Eleanor, akhirnya Park mengizinkan Eleanor duduk di sebelahnya. Mulanya mereka saling berdiam diri. Park tidak mau mengundang perhatian yang tidak diinginkan pada dirinya lebih jauh dari ini. Eleanor pun selalu tampak canggung. Namun hari demi hari berlalu, di antara komik-komik yang dipinjamkan Park pada Eleanor, lalu lagu-lagu favorit yang saling mereka perdengarkan, Park dan Eleanor saling jatuh cinta. Demi Eleanor, Park tidak peduli jika dia harus menjadi pusat perhatian. Dan untuk Park, Eleanor perlahan-lahan membuka kisah hidupnya pada Park yang ternyata jauh lebih rumit dari yang selama ini Park kira.

I want everyone to meet you. You’re my favorite person of all time – Park-



Kisah cinta anak sekolahan memang sudah banyak diangkat di entah berapa banyak novel remaja lainnya. Tapi kisah Eleanor dan Park ini menurutku beda dari yang lain. Keistimewaan novel ini terletak pada karakter Eleanor dan Park itu sendiri. Mereka berdua tidak sempurna, cenderung rapuh, tapi justru di situ serunya. Sepanjang cerita kita akan menghadapi bagaimana Eleanor berjuang menghadapi dirinya sendiri yang selalu ketakutan membuka diri pada Park. Dan Park, sikap Park benar-benar manis. God, Park is f-ing sweet! Eleanor’s definitely the luckiest girl on earth, tapi perasaan insecure Eleanor membuat dia sepertinya agak ragu untuk jatuh cinta lebih dalam pada Park dan membuat aku sangat-sangat gemas pada Eleanor. Baik Eleanor dan Park ini keduanya agak-agak awkward orangnya, hebatnya, Rowell berhasil menciptakan suasana yang membuat aku juga bisa merasa ikut-ikutan canggung saat Eleanor dan Park sedang bersama. I was literally blushing when they held hands and kissed for the first time, or just every single time they tried doing something romantic.

And you look like a protagonist. You look like the person who wins in the end.You’re so pretty and so good. You have magic eyes. And you make me feel like a cannibal – Eleanor-

Saat memutuskan membaca novel ini, sebenarnya aku hanya ingin membaca sesuatu yang cute dan romantis. Aku tidak menyangka bahwa novel ini juga begitu menyentuh, kadang malah sedih. Aku sangat menikmati baik bagian romance-nya, maupun bagian kehidupan Eleanor dan Park  Dan yang pasti, karakter-karakter lain di novel ini juga terasa nyata. Bahkan sampai The cool kids yang biasa mem-bully Eleanor juga dibuat begitu nyata. Pokoknya, two thumbs up untuk kemampuan Miss Rowell menghidupkan karakter-karakter di novel ini.
Intinya, kisah novel ini sederhana, tapi manis. Aku tidak menemukan sesuatu yang menggangguku saat membaca novel ini. Bisa dibilang, ini salah satu novel young adult terbaik yang pernah kubaca. I don’t think you need any more convincing to read this novel, just go and put this book into your shopping cart. Aku sangat merekomendasikan novel ini untuk kalian yang sedang ingin membaca young adult romance. For me personally, this feels like junior high school all over again :)

“No matter what happens,” Park said, “ I love you.”

No comments:

Post a Comment