Elipsis - Devania Annesya




Judul : Elipsis
Penulis : Devania Annesya
Tahun Terbit : 2014
Penerbit : Penerbit Pop
Halaman : 227













"Nggak apa-apa, aku sudah terbiasa dengan rasa sakit."


Blurb
Eeuwige liefde is liefde die niet meer terugkomt.
Cinta yang abadi adalah yang tak kembali.

Atran sudah berhenti menghubunginya. Kalea memutuskan untuk terus menjalani hidup dengan menerima lamaran laki-laki lain. Kendati demikian, kenangan bersama Atran tak akan pernah memudar barang sedetik. Atran bukan laki-laki biasa. Ia bisa berbicara dengan angin dan pohon. Ia selalu tahu kapan hujan akan turun, kapan kematian mengepakkan sayap. Ia mampu berbicara dengan roh dan semesta. Namun, dengan segala kemampuan supernatural yang dimilikinya, mengapa Atran mengabaikannya? Tak bisakah Atran mendengar panggilannya? Dua tahun berlalu dan ia dibiarkan meragu.

Berpisah darimu bagaikan sebuah elipsis—jeda yang tak terisi oleh katakata. Ketika kau jauh, aku menemukan bahwa di antara kita ada ikatan tak kasat mata, kata-kata yang tak terucap, rasa yang tak terungkap, memori yang menguat seiring besarnya jurang pemisah antara kita. Kau bilang kau mencintaiku. Kau bilang kau akan kembali. Namun selalu ada ruang untuk meragu. Selalu ada elipsis yang kemudian diisi oleh rasa kehilangan. Selalu ada jeda bagi hati yang kosong.



"Aku ingin jadi seperti pangeran dalam ceritamu."
"Kenapa? Karena dia bertemu dengan cinta sejatinya?"
"Bukan. Karena dia akhirnya mati."


My Review
Biasanya aku ngga memasukkan blurb buku dan lebih memilih menulis sendiri sinopsis untuk review-reviewku. Tapi, untuk buku yang satu ini, aku sengaja menuliskan blurb-nya karena blurb itulah yang membuatku memutuskan untuk membeli buku ini. Sebenarnya, aku agak ragu membeli buku ini. Cover-nya kurang menarik perhatianku dan paranormal romance juga bukan genre yang aku cari-cari, tapi ya itu tadi, blurb buku ini bikin aku penasaran. Dan ternyata, aku membuat keputusan yang sangat-sangat tepat dengan membeli buku ini :)

Atran adalah seorang pria yang bisa berbicara dengan semesta. Kalea tadalah perempuan yang mencintai Atran yang selalu dianggap aneh. Dengan alur maju mundur, kita akan melihat hubungan antara Atran dan Kalea. Mulai dari saat Kalea pindah rumah ke dekat rumah Atran, hingga pada akhirnya mereka saling menyukai, dan tentunya, perkembangan kehidupan mereka selanjutnya. Waktu awal-awal agak bingung dengan alur yang seperti ini (sebenarnya ini karena aku suka nge-skip tanggal-tanggal di awal bab. I know, my bad), tapi lama kelamaan, begitu sudah terbiasa, malah jadi asyik. Pas lagi seru-serunya mengikuti cerita Atran dan Kalea waktu SMA, eh, alurnya pindah ke waktu Atran dan Kalea sudah dewasa. Jadi bikin penasaran dan ngga bisa berhenti baca >o<. Terlepas dari kisah cinta Atran dan Kalea, ada juga cerita tentang keluarga yang haru yang ngga bisa dilewatkan begitu saja dari buku ini. Kisah tentang hubungan antara Atran dan ibunya, serta Atran dan Kek Taka jadi bumbu yang membuat buku ini semakin menarik.

Cerita di buku ini manis sekali, sederhana, tapi kena banget ke sasaran. Untuk paranormal-nya, menurutku biasa-biasa saja. Aku ngga merasa ada sesuatu yang sangat istimewa yang dilakukan Atran dengan kemampuannya. Tapi untuk romance-nya, aku kasih lima dari lima bintang! Aduh, ya ampun, aku suka banget sama cerita cinta Atran dan Kalea. Gerakannya halus, manis dan percakapan antara Atran dan Kalea itu berkembang sesuai dengan situasi hubungan mereka.  Dialognya cerdas dan meskipun suara tokoh-tokohnya dalam setiap dialog terasa sama, aku tetap suka, soalnya banyak kalimat yang bikin meleleh, membuat aku mengerti mengapa Atran mencintai Kalea dan begitu juga sebaliknya.

"Kamu akan mencintaiku selamanya, kamu sudah mengutuk dirimu sendiri untuk terus mencintaiku."



Aku suka karakter-karakter yang ada di buku ini, terutama Atran. Atran itu quirky, bekerja di  kuburan, ditakuti sama semua orang di sekitarnya. Atran ini mungkin versi cewek dari Sunako-nya Yamato Nadeshiko Shichi Henge atau Sawako Kuronuma di Kimi no Todoke kali, ya? Tapi menurutku penulis berhasil menciptakan karakter Atran yang kayaknya ajaib itu tampak nyata dan mungkin aja ada di sekitar kita. Aku juga suka pergulatan batin Atran saat harus mengikuti pengobatan atas penyakit mental—yang sebenarnya ngga dimilikinya—demi ibunya dan akhirnya melepaskan kemampuannya yang membuatnya istimewa. Hal ini membuat Atran terlihat lebih seperti manusia. Aku bisa merasakan perbedaan antara Atran yang masih SMA dengan Atran yang sudah dewasa.

 Kalau ada satu yang bisa kukomplain tentang buku ini, mungkin karena salah satu alasan aku membeli buku ini karena aku ingin mempelajari percintaan orang dewasa. Tapi ternyata, buku ini lebih banyak menceritakan hubungan Atran dan Kalea waktu SMA, yang ternyata jadi lebih kusukai daripada hubungan mereka waktu sudah dewasa. Tapi rasanya ini bukan komplain juga, sih >o<.


"Mereka bilang waktu akan berjalan lambat ketika kau bersama dengan orang yang kau cintai. Mereka bilang jantungmu akan berdenyut dengan harmoni unik demi memberi tahu dialah orangnya."


Overall
Aku merasa bisa relate dengan semua karakter di buku ini meski aku ngga selalu menyetujui cara mereka bertindak. Kurasa inilah yang membuatku sangat jatuh cinta dengan buku ini karena chemistry antar tokoh adalah sesuatu yang paling mudah menyentuhku dan paling kucari dari sebuah buku. Aku ngga begitu sering baca paranormal romance, jadi aku tahu apakah buku ini bagus atau ngga untuk genre tersebut. Tapi yang pasti, untuk kalian yang menyukai cerita cinta yang manis dan sendu, kalian harus banget beli buku ini.

Happy reading!


2 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. halo ivana aku ga sengaja mampir di sini, makasih banyak sama reviewnya yang sangat sangat manis :) seneng bgt kamu suka :))
    iya, Atran itu ada dan nyata. dia tokoh yg sungguhan ada.
    oh iya kalau mau coba baca tulisanku yg tentang kisah cinta romance dewasa ada X: KENANGAN YG BERPULANG, errr tapi itu... sama ada kisah cinta masa SMA-nya juga sih...
    anyway, makasih ya suka bgt sama reviewmu <3 <3

    ReplyDelete